Jumat, 06 Mei 2011

Contoh Naskah dan Susunan Acara Pernikahan

ACARA PERNIKAHAN ADAT

1. Pra kata
Kalimat Pengantar mempelai

Hadirin, Undangan yang kami hormati.
Malam yang indah, penuh kebahagiaan kita rasakan bersama karena pada hari ini Sabtu, 2 April 2011, bapak dan ibu dapat menghadiri resepsi pernikahan akbar yang diselenggarakan oleh Ananda dr. Adri Gunawan dan dr. Livia Sari.

Hadirin, Undangan yang berbahagia.
Sesaat lagi,kedua mempelai akan memasuki ruangan yang telah disulap bak istana kerajaan begitu mewah, megah, dan istimewa. Kami mengundang bapak dan ibu untuk ikut berjaga dihamparan karpet merah menyambut kehadiran sepasang anak manusia yang saling mengikat cinta sejati menuju singgasana kebahagiaan. Tak lupa prosesi iring-iringan keduanya berjalan menuju pelaminan disambut oleh tarian tradisional dari Jawa Barat dengan alunan musik yang merdu. Perlahan namun pasti kedua mempelai berjalan dihantarakan oleh orang tua terkasih dan keluarga besar. (kedua mempelai duduk bersanding di pelaminan).

Maha besar Allah dengan segala keagungan-Nya yang telah menjaga,menuntun, dan menyatukan sapasang kekasih hati menjadi satu cinta untuk merenda tali sayang dalam bahligai rumah tangga. Ananda dr. Adri Gunawan putra pertama bapak Ir, H.Abdul Saleh dan ibu Hj.Rina Kusumawardani, S.E dari kota “Hujan” Bogor mempersunting Ananda dr. Livia sari putri kedua bapak Drs.Muhammad Zaenal Lubis dan ibu Lala Sari, S.pd dari kota “cireng” Bandung.

Setelah akad nikah mereka berjanji “ Menjaga rasa cinta untuk terus bertahan di atas rasa sayang dan berjalan dengan rasa rindu untuk terus menyatu, aku ingin bersamamu menggapai cita dan asa menuju harapan sejati hanya untuk mendapat ridho ilahirobii”, Tak lupa sepasang kekasih ini pun berucap :
Suami berkata kepada istri : ” Inikah hari yang kita tunggu bertahun-tahun. Dan kini wajahku membenam rindu diuntai doa. Kau kujemput dengan selembar cinta, untuk mendiami relung waktuku. Kita akan bertamu ke rumah Tuhan memungut sebutir restu.
Sang istri menyambut perkataan sang suami : “ Aku tak ubahnya embun yang kau tadah didaun sunyi. Hasratku menemani desah nafasmu hingga ke senja. Meski sosokku terlalu ringkih untuk bernaung diterik pun, aku berharap kita kan menulis surat cinta untuk Tuhan, sebagai prasasti abadi dua jiwa tak terpisahkan”.
Sungguh indah dan mulianya cinta yang telah mereka bina.

Hadirin, bapak/ibu yang kami hormati,
Sejenak kita palingkan pandangan kita ke tempat singgasana raja dan ratu semalam yang begitu cantik, dan menawan bagaikan istana di negeri dongeng, ini merupakan cipta karya kedua mempelai dalam memadu cinta.
2. Pendahuluan
Assalamualaikum Wr, Wb.
Seuntai kata yang dirangkai menjadi kalimat, sebait syair yang dirangkai menjadi lagu. Izinkanlah salam terucap bagi hadirin, walau tangan ini tak bersentuh.
Malam yang dipenuhi taburan bintang bahagia, kita melihat sepasang kekasih saling mencinta satu dalam jiwa.

Pohon pisang di bawa pulang
batang terbang dirantai
kami ucapkan selamat datang
para tamu yang tersayang

Yang kami hormati bapak/ibu undangan yang berbahagia
Alhamdulilah,alhamdulilahhirobbil alamin, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan kasih sayang kepada hamba-hambanya yang beriman untuk mendapat ridho dan barokah-Nya. Tak lupa shalawat dan salam selalu tercurah kepada baginda besar nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang insya allah menadapatkan syafaat dan rahmat dari Allah SWT. Dan teruntuk bapak/ibu yang telah datang untuk saling mendoakan kedua mempelai dan menjaga tali silaturahmi.

Atas nama keluarga besar kedua mempelai, kami ucapkan selamat malam dan selamat datang pada bapak/ibu yang telah hadir pada malam hari ini.

3. Penghantar
Hadirin yang kami hormati,
Tulusnya cinta, sayang, dan keikhlasan,telah menghantarkan sepasang kekasih dalam bingkai baru mahligai rumah tangga. Sebait syair cinta pun terukir dari bibir mereka “Cinta adalah caraku bercerita tentang dirimu, caraku menatap kepergian mu dan caraku tersenyum, saat menatap indah wajahmu. Cinta, aku mencintaimu dengan bebas sehingga saat kau ingin berlabuh, di sananlah senyumku selalu menanti kehadiranmu dengan cinta”. Tak lupa doa dan restu dari para orangtua mengiringi keduanya dalam menapaki kehidupan yang baru, juga sebagai pembangkit semangat untuk berjalan menuju hidup yang bahagia. Semoga kedua mempelai selalu diberi limpahan anugerah dari Allah SWT, dijauhkan dari segala rintangan,maupun masalah agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Bapak/ibu undangan yang berbahagia.
Karpet merah sudah dibentangkan, dihiasi pula dengan wanginya bunga disekitar. Keluarga besar tampang serasi mengenakkan busana berwarna biru yang menandakan kelembutan telah pula berjaga di tempat yang akan bapak/ibu lalui pada acara resepsi pernikahan Ananda dr.Adri Gunawan dengan Ananda dr.Livia Sari.


4. Sambutan Keluarga
Hadirin yang kami hormati.
Sebagai tanda ucapan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu, kami mengundang perwakilan dari keluarga besar kedua mempelai untuk menyampaikan sambutan, Bapak Dr.Amir Hamzah, kami silakan...

5. Tausiyah
Bapak/ibu yang berbahagia.
Setelah mendengar sambutan dari perwakilan keluarga kedua mempelai, selanjutnya untuk mengiringi langkah keduanya menuju pernikahan yang islami, mari bersama kita mendengarkan tausiyah yang akan disampaikan oleh Bapak KH. Malik Ibrahim, kami silahkan....

6. Pembacaan Doa
Bapak/ibu yang kami hormati,
“Sesungguhnya orang – orang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat – ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakal (QS.Al-Anfal : 2)”. Sejenak marilah kita memanjatkan doa untuk kelanggengan kedua mempelai, agar senantiasa dalam membina rumah tangga diberi kesabaran, kelapangan, dan kasih sayang Allah SWT,pada Bapak KH. Amin Rais, kami silahkan....

7. Ucapan Selamat
Bapak/ibu undangan yang berbahagia.
Denngan senang hati, kami mengundang bapak/ibu untuk memberikan ucapan selamat serta doa restu untuk kedua mempelai yang sedang menjadi raja dan ratu semalam, sambil diiringi lantunan musik khas Jawa Barat yang syahdu.Serta dilanjutkan dengan santap malam yang telah tuan rumah sediakan.

8. Hiburan dan Foto Bersama
Hadirin, undangan yang kami hormati.
Menemani bapak/ibu bersantap malam, dengan bangga kami mempersembahkan sebuah tarian tradisional yang sudah terkenal di dalam maupun di luar negeri, karena kekhasan tarian tersebut. Kami tampilkan Tari Saman dari Sanngar tari Merak Indah.
Selamat Menyaksikan...........

Hadirin yang berbahagia.
Dipersilahkan bagi bapa/ibu umtuk melakukan sesi foto bersama dengan kedua mempelai. Kami persilahkan bapak/ibu berdiri berdampingan di sisi kanan dan kiri pengantin. Menemani kehangatan suasana malam ini, kembali kami persembahkan beberapa sebuah lagu romantis yang dibawakan oleh penyanyi cantik bersuara merdu.Andien...





9. Penutup
Bapak/ibu yang kami hormati
Dengan mengucap syukur alhamdulilah, sampailah kita dipenghujung acara malam ini. Kami atas nama keluarga besar kedua mempelai sekali lagi mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran bapak/ibu sekalian, akhir kata

“ Kalaulah ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Kalaulah ada umur panjang
Boleh kita berjumpa lagi”

Wassalamu’alaikum Wr.Wb......


NB: Untuk semua ini hanya contoh naskah dan susunan acara pernikahan, yang saya buat saya mengikuti mata kuliah pewara di kampus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar